rahmatrie

Kepada Tuhan

In Tak Berkategori on Desember 26, 2012 at 9:20 am

Tuhan,, bingung aku sekarang , satu sisi aku masih merasa jauh disana , dimana aku belajar semuanya dari mereka…

Keadaan semakin sulit , renta tak akan bisa tertunda bagi mereka…

Selimut malam hanya menutupi satu hari yang mereka lalui tadi, dan datang cahaya siang membuka kembali apa yang mereka lalui tadi…

Tidak ada damai, tidak ada kebahagiaan, tidak ada kekerukunan, yang selalu ada hanyalah senyum mengembang yang mereka tahan untuk menghilangkan kesedihan…

Tuhan, betapapun aku tidak bisa membatu, bisa kah jiwa didalam raga ini mengawasi saja. Karna hak itu masih tidak melekat pada diri, hanya diam aku…

walaupun dengan keluh yang membuat aku semakin rapuh…

Bukan penderitaan Tuhan tapi kebahagiaan…

 

Tuhan Ini bukan tulisan tapi kenyataan, dekatkan cermin ini pada-Mu…

Tuhan anggap aku wadah yang masih mungkin menampung, beri semua keluh kesah itu, air mata itu, kesusahan itu, amarah itu, lepaskan bagi tulang renta ku..

Tuhan aku tak bisa membantu, harap sejenak ingin peluk, tenangkan raga yang penuh peluh…

Tuhan aku harus bagaimana, cukup hanya dapat melihat bayangan saja, aku ingin nyata…

Tuhan ada kesempatan untuk ku sekarang, tapi tak mampu masih berbuat..

Tuhan alangkah tidak enaknya berada dijalan ini, puja segala pinta agar semua bisa bahagia..

 

Samarinda city 22 dec 2012

 

 

 

 

Halo dunia!

In Tak Berkategori on November 19, 2008 at 4:06 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.